marishellafatfood.com – Char siu, daging babi yang dibakar dengan glazur khas Tionghoa, menjadi salah satu hidangan favorit banyak orang, termasuk di Jakarta. Resto keluarga di dekat rumah seseorang menjadi tempat favorit untuk menikmati hidangan ini. Namun, bagi mereka yang jauh dari rumah, menyajikan char siu sendiri adalah alternatif yang menarik.
Persiapan untuk membuat char siu dimulai dengan meracik marinasi. Bahan-bahan yang diperlukan antara lain gula coklat, madu, saus hoisin, kecap, bubuk lima rempah, dan lainnya. Seseorang mengungkapkan bahwa meskipun sulit menemukan semua bahan, mengganti bahan tertentu masih dapat memberikan rasa yang nikmat.
Pemilihan bagian daging babi juga penting. Umumnya, restoran menggunakan bagian leher, meskipun potongan lain seperti bahu dan tenderloin pun bisa digunakan. Penting untuk memerhatikan waktu marinasi, di mana daging sebaiknya direndam antara 24 hingga 48 jam untuk memperoleh cita rasa maksimal.
Proses memanggang dimulai dengan memanaskan oven hingga 160 derajat Celsius dan menempatkan daging di rak pemanggang. Setelah 30 menit, daging dibaluri dengan saus marinasi yang telah direbus hingga mengental. Daging kemudian dipanggang kembali dengan dibolak-balik agar matangnya merata.
Setelah matang, char siu dibiarkan dingin selama 15 menit sebelum dipotong tipis dan disajikan. Hidangan ini cocok disajikan dengan nasi atau sebagai topping mi. Sisa daging char siu bisa disimpan di dalam kulkas selama lima hari atau dibekukan hingga tiga bulan. Penyajian yang fleksibel menjadikan char siu pilihan hidangan yang lezat dan praktis untuk dinikmati saat berkumpul.